Catatan P2K2 | 28/9/2019 |Orang tua di dalam kehidupan berumah tangga tentu sulit dipungkiri untuk tidak lepas dari berbagai permasalahan keluarga. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah perbedaan pandangan atau pendapat terhadap sesuatu hal yang harus diselesaikan.
Bersama hal itu, orang tua semestinya dapat menghindari moment perbedaan pandangan itu dari jangkauan pendengaran maupun penglihatan anak. Apalagi perbedaan pandangan itu harus dibumbui dengan keegoisan maupun amarah yang meledak-ledak sehingga melahirkan konflik.

Ada banyak dampak negatif yang dapat diterima oleh seorang anak tatkala melihat konflik di antara orang tuanya. Di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Seorang anak akan membawa kesan-kesan negatif dari konflik orang tuanya di rumah–sehingga proses belajar anak akan dapat terganggu.
2. Akibat spesifik dari terganggunya proses belajar, maka terganggu pula konsentrasi anak saat belajar–bahkan konsentrasi anak pun akan terganggu dalam segala hal.
3. Dapat menurunkan kadar kepercayaan diri anak dalam hubungan sosialnya, khususnya dalam pergaulan dengan teman-temannya–karena orang tuanya yang menjadi satu-satunya sumber pemberi energi kepercayaan dirinya sedang tidak kompak.
4. Anak akan merasakan kejenuhan atau kebosanan di dalam rumah akibat ketidaknyamanan melihat perselisihan orang tuanya. Apalagi seorang anak sedang memasuki usia remaja dan relatif labil dalam mengontrol emosi, hal ini pun dapat mengakibatkan seorang anak tidak betah untuk tinggal di rumah dan mencari kenyamanan di luar rumah, sehingga dampak yang paling ekstrim adalah anak menjadi salah pergaulan.
5. Menyaksikan perselisihan orang tua di depan matanya sendiri juga dapat mendorong seorang anak bersikap agresif bahkan tempramental dalam pergaulannya. Apalagi perselisihan orang tua yang ia saksikan dibumbui dengan tindak kekerasan yang bersifat fisik maupun non fisik.
Itulah sebabnya, orang tua yang baik memahami pentingnya menghindari konflik di hadapan anak. Ibarat tukang kebun, seorang anak adalah tanaman yang mesti dirawat dengan penuh kasih sayang, janganlah mencoba menyiramkan racun konflik padanya–jika tidak ingin secara perlahan karakter baik mereka punah [HD].
KEMENTERIAN SOSIAL RI | PROGRAM KELUARGA HARAPAN | MERAIH KELUARGA SEJAHTERA | SUARA HARAPAN | MENGHINDARI KONFLIK DI HADAPAN ANAK
Kategori | P2K2 |









